"Tahun 2009 merupakan tantangan bagi indonesia karena krissi ekonomi global, namun tantangan tersebut sekaligus dapat menjadi peluang dan ekonomi kreatiflah merupakan salah satu peluang tersebut," ujar menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.
Ia menyampaikan hal itu dalam jumpa pers Sosialisasi Pencanangan Tahun Indonesia Kreatif 2009, di Gedung Depdag, Jalan Ridwan Rais No.5, Jakarta, Jumat (18/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penciptaan 5,4 juta lapangan kerja, pengurangan angka kemiskinan dan pemberdayaan UKM," ujar Mari.
Selain itu, lanjut Mari, dukungan juga akan terus diberikan oleh Depdag kepada para pelaku industri kreatif mencakup 14 sektor agar dapat mengembangkan ide-ide dan karya kreatif.
"Sektor unggulan industri kreatif yaitu desain, kerajinan, fashion, percetakan, sedangkan yang ingin kita dorong adalah film dan musik nasional" jelasnya.
Mari menambahkan, pasar industri kreatif sangat besar karena penduduk Indonesia yang berumur di bawah 29 tahun mencapai 143,8 juta atau 47 persen dari penduduk.
"Mereka adalah pasar ekonomi kreatif maupun sumber sdm kreatif. Untuk itu saya berharap pada 2009 kinerja dan karya kreatif akan lebih luas sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan memberi kontribusi bagi perekonomian nasional," tambahnya.
Pencanangan Tahun Indonesia Kreatif 2009 akan dilakukan oleh Presiden RI dan ibu negara bersamaan dengan peringatan hari ibu ke-80 di Jakarta Convention Center pada tanggal 22 Desember 2008.
(epi/qom)










































