Pemasaran Migor Kemasan 2009 Capai 10% dari Migor Curah

Pemasaran Migor Kemasan 2009 Capai 10% dari Migor Curah

- detikFinance
Jumat, 19 Des 2008 13:23 WIB
Pemasaran Migor Kemasan 2009 Capai 10% dari Migor Curah
Jakarta - Pemerintah menargetkan bisa menjual 10% minyak goreng (migor) kemasan dari minyak goreng curah yang ada di pasaran tahun 2009. Nantinya ukuran migor kemasan ini dibuat lebih kecil mulai 1 liter hingga seperempat liter.

Demikian penjelasan  Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai Sosialisasi Pencanangan Tahun Indonesia Kreatif 2009, di Gedung Depdag, Jalan Ridwan Rais No.5, Jakarta, Jumat (18/12/2009).   

Pemerintah sendiri akan meluncurkan minyak goreng dalam kemasan sederhana dengan harga yang murah. "Tujuannya yaitu untuk men menstabilkan harga minyak goreng dan meningkatkan higienitas daripada penjualan minyak goreng yang ada di pasar tradisional," ujar Mari Elka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Minyak goreng ini, imbuh mari akan dibuat dalam kemasan 1 liter. "Tapi kita sadara masyarakat itu belinya tidak selalu 1 liter, ada yang setengah liter ada yang seperempat liter. Untuk pertama 1 liter, nanti baru dikemas dalam bentuk lebih kecil."

Mari menjelaskan di tahun depan Minimal pemerintah berharap minimal 10 persen dari minyak goreng curah yang ada di pasaran, sudah dapat dijual dalam  bentuk kemasan. "Untuk itu kami bermitra dengan pabrik minyak goreng yang ada sekarang," ungkapnya.

Saat ditanya berapa harga jual minyak goren kemasan ini, Mari belum bisa menyebutkannya. "Kami sedang mengevaluasi berapa? Karena ada harga CPO yang berubah banyak," katanya.

Sementara itu, Mari menambahkan untuk ekspor komoditi basic seperti minyak goreng akan tetap  tumbuh di 2009. " Harga turun tapi orang tetap butuh minyak goreng, sehingga CPO tetap bisa diekspor. Orang juga tetap butuh batubara untuk powerplan. Jadi untuk basic komoditi  dari segi volume kalau menurun tidak besar  kalau dibanding manufaktur yang akan terkena penurunan permintaan," ungkapnya.

Untuk itu, Mari menyatakan pemerintah akan terus bekerja keras untuk melakukan diversifikasi pasar." Untuk Pasar CPO, teman-teman mengharapkan kita bantu dorong untuk cari pasar baru seperti Rusia dan Timur Tengah," ungkapnya. (epi/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads