Harga Minyak Turun ke US$ 33/Barel

Harga Minyak Turun ke US$ 33/Barel

- detikFinance
Sabtu, 20 Des 2008 11:55 WIB
Harga Minyak Turun ke US$ 33/Barel
New York - Harga minyak dunia terus menunjukkan penurunan. Emas hitam ini mencapai posisi US$ 33 per barel di akhir pekan karena makin lemahnya permintaan global di pasar.

Pengaruh penurunan produksi minyak OPEC hingga 2,2 juta barel per hari yang diharapkan bisa mengangkat kembali harga minyak belum terasa.

Pelaku pasar sendiri masih ragu apakah benar semua anggota OPEC akan memangkas produksinya. Keraguan inilah yang membuat harga minyak makin tertekan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu AS (19/12/2008) harga minyak di New York untuk jenis light pengiriman Januari turun US$ 2,35 ke posisi US$ 33,87 per barel.

Selama perdagangan atau intraday di hari itu, harga minyak bahkan sempat turun ke US$ 32,4 per barel yang merupakan posisi terendah sejak 9 Februari 2004.

Sebaliknya harga minyak untuk antaran Februari naik. Untuk minyak jenis light pengiriman bulan Februari naik 69 sen ke level US$ 42,36 per barel. Begitu juga dengan harga minyak di London jenis Brent North Sea untuk pengiriman Februari naik 64 sen ke posisi US$ 44 per barel.  

"Harga minyak terus jatuh karena sentimen dari pelemahan ekonomi global yang sangat memberatkan," kata analis dari Sucden, Nimit Khamar seperti dilansir dari AFP, Sabtu (20/12/2008).

Banyak investor di New York menjual harga minyak untuk kontrak bulan Januari sebelum masa kontraknya berakhir. Kontrak perdagangan Februari sendiri akan mulai dipakai Senin pekan depan (22/12/2008).  

Analis minyak David Evans dari Beton Market menilai harga minyak akan cenderung stabil di posisi US$ 35-40 per barel karena masih lemahnya permintaan global.    
           


(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads