Kompensasi SPBU Hanya untuk Pembelian H-1

Kompensasi SPBU Hanya untuk Pembelian H-1

- detikFinance
Senin, 22 Des 2008 09:10 WIB
Kompensasi SPBU Hanya untuk Pembelian H-1
Jakarta - Pemerintah hanya akan memberikan kompensasi kerugian SPBU untuk sisa stok BBM yang dibeli SPBU pada satu hari sebelum tanggal penurunan BBM. Sedangkan sisa stok pembelian tanggal sebelumnya tidak diganti oleh pemerintah.

Sehingga, untuk penurunan harga BBM pada 15 Desember 2008, yang diganti hanyalah stok yang dibeli pada 14 Desember 2008. Pembelian stok BBM oleh SPBU pada tanggal 13 Desember atau sebelumnya tidak diganti.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil menjawab detikFinance, di JCC Jakarta, Minggu sore (21/12/2008).

"Prinsipnya begini, pada tanggal 14 (Desember) pompa bensin membeli katakanlah 1000 ton. Sampai jam 12 malam itu berapa yang telah dijual, katakan lah 500 ton. Tinggal 500 ton yang ini kita kompensasi, tinggal dihitung berapa jumlahnya," jelas Sofyan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk berapa besaran kerugian yang diganti, menurut Sofyan, saat ini masih dihitung Pertamina. Namun Sofyan menegaskan, besaran kompensasi yang diberikan nanti akan melebihi jumlah kompensasi yang ditentukan sebelumnya, yaitu Rp 160 per liter.

"Angkanya lebih dari Rp 160, tim mereka (Pertamina) sedang menghitung," katanya.

Sementara itu pihak kalangan SPBU melalui Hiswana Migas membenarkan mekanisme penghitungan subsidi tersebut. Namun memang hingga kini surat resmi keputusan tersebut belum diterima pihak SPBU.

"Untuk pembelian Minggu tanggal 14 (Desember) saja yang dihitung, sisa yang pengiriman sebelumnya tidak dihitung, pembelian sebelumnya itu stok mati, jadi dihitung rugi saja. Surat resminya soal ini belum keluar," kata Ketua Hiswana M. Nur Adib saat dihubungi detikFinance, Senin (22/12/2008). (hen/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads