"Sampai saat ini sudah 17 perusahaan yang mengajukan selanjutnya, dilakukan list mesin, verfikasi, lalu masuk DPR, diputus tahun depan," kata Ketua Umum Asosiasi Industri Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko di sela-sela Munas Kadin, Senin (22/12/2008).
Diharapkan dengan adanya program ini ada peningkatan produksi 10% di tahun 2010. Rencananya mesin-mesin-mesin yang dibeli berasal dari Itali, Taiwan dan China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Eddy, pihaknya juga sempat berpikir apakah program semacam ini akan mengganggu pasar produk sepatu Indonesia di pasar Eropa dan AS karena berpotensi adanya tuduhan subsidi yang menjadi kritikan banyak anggota WTO.
"Sebenarnya subsidi ini bukan dari pihak kita yang meminta, tapi ini untuk meningkat industri. Tapi saya tidak tahau apakan ini subsidi atau bukan," ucapnya. (hen/ir)










































