Hal ini disampaikan Direktur Keuangan Krakatau Steel Irvan Hakim di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (22/12/2008).
"Tantangannya banyak, sampai sekarang kita harus kerja keras. Di AS pabrik mobil keadaannya prihatin, tahun depan lebih banyak tantangannya," jelas Irvan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan masuk ke segmen galangan kapal dan langsung ke project. Kita tetap main di lokal karena masih lebih menguntungkan dibandingkan internasional," jelasnya.
Rencananya, KS dan anak perusahaannya juga akan menyediakan pasokan bahan untuk dermaga batu bara di Suralaya milik Indonesia Power. Mulai Januari, pipa akan dikirim total sesuai dengan kebutuhannya.
"Tantangannya di semester pertama (2009). Ini tergantung pemerintah kebijakan pemerintah tentang pengamanan sektor riil, itu yang kita tunggu karena pasar di dalam negeri tetap ada walaupun tidak terlalu baik. Jangan sampai asing mengambil porsi dalam negeri," kata Irvan.
Pada tahun 2007, KS mencapai penjualan Rp 15 triliun. Irvan memperkirakan penjualan tahun 2008 akan melampaui capaian di tahun 2007 itu. Untuk harga baja, Irvan mengungkapkan bahwa pada Januari 2009 diperkirakan membaik.
"Sebelumnya harga baja sekitar Rp 9.000 per kg sekarang hampir mencapai Rp 10.000 per kg," pungkasnya.
(ang/qom)











































