Pengadilan di Shijiazhuang, bagian utara provinsi Hebei telah mengeluarkan perintah kebangkrutan untuk Sanlu Group setelah produsen susu itu menghadapi masalah yang sangat pelik usai terkuaknya skandal melamin pada September lalu.
Kebangkrutan Sanlu Group ini diumumkan oleh pemegang sahamnya dari Selandia Baru, Fonterra, seperti dikutip dari AFP, Rabu (24/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sanlu selanjutnya akan dikelola oleh kurator, yang akan bertanggung jawab dalam penjualan aset dan pembayaran utang kepada kreditor dalam 6 bulan ke depan. Fonterra juga telah menghapuskan investasinya di Sanlu senilai US$ 114 juta.
Sanlu menggegerkan dunia dengan skandal susu bermelamin. Data dari Departemen Kesehatan China menyebutkan, 861 anak masih dirawat sementara 154 anak berada dalam kondisi yang serius. Total korban susu bermelamin mencapai 294.000 dan 6 bayi meninggal setelah minum susu bermelamin itu.
(qom/ir)











































