Wakil Direktur Utama Pertamina Iin Arifin Takhyan menjelaskan, dengan adanya batas atas dan batas bawah, maka potensi kerugian yang dialami Pertamina maupun pemerintah bisa diminimalisir.
"Dengan batas bawah bisa menjaga kerugian Pertamina, sementara batas atas juga diperlukan untuk menjaga kerugian pemerintah," kata disela-sela perayaan Natal di kediaman Menteri ESDM, Jakarta, Kamis (25/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam APBN 2009, alpha distribusi BBM subsidi sudah ditetapkan sebesar 8 persen. Namun bagi Pertamina besaran aplha tersebut tidak berbanding lurus dengan biaya distribusinya.
"Dengan alpha 8 persen kita rugi. Karena harga turun, alpha kita jadi kecil," tambahnya.
Sebelumnya, Dirut Pertamina Ari Soemarno menyatakan potensi kerugian yang diderita Pertamina dengan alpha 8 persen bisa mencapai Rp 2 triliun per tahun.
Sementara Menneg BUMN Sofyan Djalil juga menyatakan, alpha yang fleksibel memang merupakan salah satu opsi dalam penentuan alpha baru Pertamina. Pemerintah telah membentuk tim yang akan menentukan alpha baru Pertamina dalam 3-4 minggu mendatang.
(lih/ang)











































