Laba Operasional 2008 PLN Anjlok

Laba Operasional 2008 PLN Anjlok

- detikFinance
Selasa, 30 Des 2008 16:39 WIB
Laba Operasional 2008 PLN Anjlok
Jakarta - PT PLN (persero) memperkirakan laba operasionalnya di tahun 2008 akan turun tajam menjadi hanya Rp 600 miliar. Padahal di tahun 2007, PLN berhasil mendapatkan laba operasional hingga Rp 2 triliun.

"Dalam prediksi kita kira-kira laba operasi sekitar Rp 600-an miliar.Namun menurun dibanding tahun 2007 yaitu sekitar Rp 2 triliun," ujar Direktur Utama PLN, Fahmi Mochtar usai paparan Kinerja Sektor ESDM tahun 2008, di Gedung ESDM, Jakarta, Selasa (30/12/2008).

Penurunan laba operasional tersebut, imbuh Fahmi, dikarenakan kenaikan harga BBM hingga 100% pada pertengahan 2008. "Laba operasional 2007 karena harga BBM belum naik seperti 2008," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ditanya soal prediksi laba di tahun 2009, Fahmi menargetkan naik sekitar Rp 1 triliun-Rp 1,5 triliun." Sekarang kita belum menghitung, tapi di tahun 2009 akan naik jadi Rp 1 triliun atau Rp 1,5 triliun," ungkapnya.

Tidak Naikkan TDL di 2009

PLN tidak akan menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) di tahun 2009. Namun untuk tahun 2010, PLN akan melakukan evaluasi lagi.


"Tahun 2009 kami tidak ada upaya untuk menaikkan TDL karena situasinya memang tidak memungkinkan. Nanti pada 2010, barangkali perlu kita evaluasi karena kita memang ingin mengurangi subsidi.

Selain itu, penggunaan BBM untuk pembangkit akan dikurangi mulai tahun 2009. PLN berniat mengurangi BBM untuk pembangkitnya hingga 8%.

"Saya rasa iya, karena gas kita semakin banyak dan batubara juga semakin banyak. Dalam APBN kita minta sekitar 8 juta ton dari perkiraan sekarang realisasi 11 juta ton. Perkiraan saya tahun depan akan turun menjadi 8%," katanya..

Fahmi berharap kondisi listrik di tahun 2009 akan lebih baik. Hal ini disebabkan beberapa proyek pembangkit listrik yang tengah digarap PLN telah selesai. Pembangkit yang sudah selesai yakni di Labuhan, Rembang, Indramayu dan beberapa di luar pulau Jawa dan di luar proyek 10.000 MW sedang digarap oleh PLN. (epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads