Demikian disampaikan Menkeu dan Menko Perekonomian Sri Mulyani disela-sela temu wicara di BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2008).
"Year on year sekitar 11 (persen) lah atau di bawah itu sedikit. Puas sih enggak, kita mesti kerja lebih keras, lebih baik lagi," katanya.
BPS sebelumnya mencatat inflasi November sebesar 0,12%. Inflasi tahun kalendar dari Januari hingga November sebesar 11,1% dan year on year 11,68%. BPS baru akan mengumumkan inflasi Desember pada 5 Januari. Namun Menkeu sebelumnya merasa optimistis bahwa selama Desember akan terjadi deflasi.
Sri Mulyani menjelaskan, akibat turunnya harga BBM dan komoditas lain, inflasi seharusnya memang turun secara konsisten. Karena dengan begitu menaikkan daya beli masyarakat.
Sementara untuk prediksi 2009, ia mengaku kampanye pemilu memang akan berpengaruh karena banyak pihak baik partai maupun non partai akan mengeluarkan dana untuk berbelanja berbagai hal.
"Yang penting kita harus jaga keamanan, jaga kepastian supaya bisa jalan dan dapat benefitnya," katanya.
Tahun depan pemerintah juga berupaya menjaga daya beli masyarakat dengan menaikkan gaji PNS sebesar 15% dan tetap memberikan gaji ke-13. Selain itu para guru dan dosen juga akan dapat tambahan pendapatan dari aturan yang baru.
"Jadi setidaknya masih bisa cicil motor, lah," katanya. (lih/qom)











































