Demikian disampaikan oleh Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi ketika ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (31/12/2008).
"Posisi sampai dengan 30 Desember 2008, bea masuk mencapai Rp 22,8 triliun atau 144,38%. Penerimaan cukai Rp 50,2 triliun atau 109,9%. Lalu penerimaan bea keluar Rp 13,5 triliun atau 121,85%," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena dilakukan proses penilaian dengan benar, ditetapkan nilai pabean dengan benar, importir juga sudah mulai patuh. Jadi sebagian besar karena internal effort. Di 2009 mungkin menurun, saya khawatir, eksternal faktor lebih besar dibanding internal effort," paparnya.
Sementara mengenai penerimaan di 2009, Anwar mengatakan pihaknya masih melakukan review apakah dampak krisis global akan berpengaruh terhadap penerimaan.
"Kita masih menunggulah, APBN-nya kan belum dijalani. Jadi tidak etislah kalau langsung diubah. Kita review dulu apakah faktor eksternal itu akan sangat banyak mengubah atau tidak," pungkasnya. (dnl/qom)










































