Pertamina mengakui kelangkaan yang terjadi ini karena beberapa SPBU mengurangi stok mereka sebagai spekulasi akan adanya penurunan kembali harga premium di tengah penurunan harga minyak internasional.
Divisi Komunikasi PT Pertamina (Persero) mengatakan kelangkaan beberapa SPBU mulai mengurangi stok premium mereka sebelum 1 Januari 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dari sisi distribusi juga dikatakan tidak ada gangguan dalam distribusi BBM ke SPBU-SPBU. "Saat ini armada truk tanki sedang bergerak menuju SPBU-SPBU, hingga siang ini SPBU sudah dapat kembali memberi pelayanan pada
konsumen," demikian isi siaran pers tersebut.
Untuk stok Pertamina sendiri, saat ini persedian BBM di seluruh Indonesia untuk semua jenis baik premium, solar, minyak tanah, pertamax maupun pertamax plus cukup untuk lebh dari 20 hari ke depan.
Oleh karena itu Pertamina juga meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir karena stok BBM aman. Selain itu untuk distribusi juga saat ini telah lancar. (dnl/dnl)











































