Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari Sumarno ketika ditemui di Komplek Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (3/1/2009).
"Kelangkaan BBM hanya terjadi khususnya di Jakarta. Karena rupanya para pengusaha SPBU itu banyak yang ragu akan terjadi penurunan (harga BBM) lagi, jadi mereka mengurangi pengambilan," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan, sistem online memang ada kendala, tapi sudah jalan. Jadi beberapa hari ini pengambilan (BBM) oleh SPBU turun karena pengusaha SPBU takut harganya turun, takut dia rugi," kilahnya.
Bahkan dikatakan Ari agar kelangkaan tidak lagi terjadi, Pertamina juga memberikan kredit kepada SPBU agar mereka bisa mendapatkan pasokan BBM tanpa perlu membayar terlebih dahulu.
"Jadi penurunan permintaan itu 40-50%, bayangkan ini terjadi khususnya di Jakarta. Untuk kota lain tidak signifikan penurunannya, yang paling signifikan Jakarta," katanya.
Ari menjelaskan penurunan permintaan terjadi khususnya pada premium saja. "Kalau pertamax tidak karena dia harganya kan mengikuti harga internasional," tukasnya.
(dnl/qom)











































