Pertamina: Hanya 129 SPBU yang Tak Punya Stok BBM

Pertamina: Hanya 129 SPBU yang Tak Punya Stok BBM

- detikFinance
Minggu, 04 Jan 2009 16:39 WIB
Pertamina: Hanya 129 SPBU yang Tak Punya Stok BBM
Jakarta - Kejadian kelangkaan pasokan BBM beberapa hari lalu membuat masyarakat mempertanyakan apakah kelangkaan ini merata di seluruh wilayah Indonesia atau sebagian saja. Berdasarkan pemantauan Pertamina pada tanggal 2 Januari 2009, hanya 129 SPBU di seluruh Indonesia yang benar-benar tidak memiliki stok BBM.

"Total hanya 129 SPBU yang tidak ada BBM pada saat kejadian Jumat kemarin," kata Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina  Achmad Faisal dalam acara konferensi pers, di Depo Plumpang Jakarta, Minggu (4/1/2009).

Menurut Faisal, penyebab utamanya karena pihak SPBU tidak melakukan delivery order (DO) sehingga menyebabkan terganggunya pasokan BBM. Faisal menambahkan, dari total sekitar 4300 SPBU  dari UPMS 1 sampai 7 yang dimiliki Pertamina jumlah SPBU yang kosong tersebut relatif kecil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari pantaun kami di daearah Medan dan  sekiatarnya hanya ada 8 SPBU yang kosong, SPBU yang lain ada cuma stoknya minim," jelas Faisal.

Sedangkan untuk wilayah lainnya seperti Palembang dan  sekitarnya ada 6 SPBU yang kosong, Lampung dan sekitarnya ada 10 yang kosong. Untuk Jabodetabek ada 57 SPBU yang kosong sedangkan SPBU lainnya yang berjumlah 645 SPBU hanya  mengalami keterlambatan suplai.

Wilayah  Bandung, Purwakarta  dan  sekitarnya ada 20 SPBU yang kosong, Jawa Timur  6 SPBU kosong, Jawa Tengah 10 SPBU, Samarinda 1 SPBU, Makasar 6 SPBU, Manado dan sekitarnya 5 SPBU kosong. Kekosongan tersebut menurut Faisal tidak murni karena gangguan penerapan sistem baru yang diterapkan oleh Pertamina, namun bisa terjadi karena lalainya beberapa SPBU.

"Di Jambi saya dapat laporan ada kekosongan di SPBU, ternyata setelah dicek mereka tidak pernah menebus DO (delivery order)," jelasnya.

Stok BBM Rata-Rata Aman Diatas 20 Hari

Dikatakan Faisal posisi stok BBM Pertamina relatif aman, misalnya untuk premium ada stok hingga 13,2 hari kedepan. Untuk stok kerosin (minyak tanah) selama 48, 4 hari, stok solar 28,9 hari,  stok pertamax 38,3  hari dan  stok pertamax plus 48,4 hari.

"Untuk premium bukan berarti dalam 13 hari stok kita akan habis karena setiap hari stok kata masuk. Hari ini akan masuk lagi 32.000 KL dari kapal kita," jelasnya. (hen/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads