Demikian disampaikan Presiden SBY dalam dialog dengan pelaku pasar di Gedung BEI, Jakarta, Senin (5/1/2009).
"Saya tidak happy, seperti yang ditulis di media tentang keterlambatan pasokan bahan bakar. Ada excuse dari jajaran Pertamina, itu karena hari libur atau karena sistem baru. Menurut saya, tidak ada hari libur kalau untuk melayani masyarakat, keliru itu," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat kita melayani rakyat, kita harus siap dan berjaga serta merespon pada saatnya. negara tidak boleh libur. The state is never sleep. Ini berlaku bagi setiap jajaran pemerintah di tanah air," katanya.
Ia mencontohkan langkah-langkah pemerintah yang diambil saat terjadi gempa bumi di Manokwari, Papua Barat yang menyebabkan kerusakan infrastruktur. SBY mengaku cukup puas dengan tindakan penanganan yang dinilainya cukup cepat dan tepat.
"Seperti kemarin gempa bumi di Manokwari, ada kerusakan infrastruktur. Paginya saya sudah bicara dengan Gubernur dan Menteri serta (bisa mengambil) action. Padahal itu hari libur, saya berterimakasih karena kemarin cukup cepat dan tepat penanganannya, meski saya masih tunggu laporan keadaan selanjutnya," tambahnya. (lih/ir)











































