KKKS Ramai-ramai Minta Perpanjangan Kontrak

KKKS Ramai-ramai Minta Perpanjangan Kontrak

- detikFinance
Senin, 05 Jan 2009 12:55 WIB
KKKS Ramai-ramai Minta Perpanjangan Kontrak
Jakarta - Sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas bumi yang beroperasi di Indonesia beramai-ramai mengajukan permohonan perpanjangan kontrak pada tahun ini.

Hal ini disampaikan Kepala BP Migas R Priyono usai acara Ramah Tamah Tahun Baru 2009 BP migas, di Gedung Patra Jasa, jakarta, Senin (5/12/2009).

"Yang sudah ada BP migas yaitu Total. Permohonan ini sudah diajukan sejak tahun 2008. Yang lainnya seperti Husky dan Blok A sudah di Dirjen Migas. Sedangkan Chevron belum masuk. Diharapkan di 2009 sudah selesai" jelasnya.

Priyono menilai Lapangan-lapangan minyak dan gas bumi yang saat ini tengah dikelola KKS masih belum dioperasikan secara maksimal. Untuk itu ia meminta para kontraktor untuk berkoordinasi dengan instansi terkair, terutama Pemerintah Daerah.

"Untuk mendapatkan hasil maksimal saya menghimbau agar KKS melakukan koordinasi dengan instansi terkait terutama pemerintah daerah."

Menurut Priyono, koordinasi dengan Pemerintah daerah dinilai sebagai hal mutlak yang harus dilakukan. Hal ini bisa terlihat dengan realitas yang menunjukkan koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu kendala utama.

"Realitas di lapangan menunjukan kalau koordinasi dengan Pemda menjadi salah satu kesulitan utama kita. Koordinasi dengan pemerintah daerah mutlak dilakukan agar beban pemerintah pusat bisa dikurangi dan terjadi alih teknologi serta memberikan kesempatan pemda agar bisa berkembang," ungkapnya.

Priyono menambahkan, di tengah kondisi krisis yang tengah melanda negara-negara di dunia, ia menghimbau agar KKS tetap berkomitmen dalam melaksanakan program kerjanya.

"Tantangan 2009 bukanlah ringan, krisis melanda negara maju yang selama ini menjadi sumber keuangan dunia. Pada saat yang sama harga minyak dunia turun, tapi saya tetap himbau agar keadaan-keadaan ini KKS punya komitmen yang tinggi dalam melaksanakan program kerjanya," ungkapnya. (epi/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads