Pada tahun 2008 pencapaian penerimaan pajak mengalami pertumbuhan hingga 43% dari tahun sebelumnya, sedangkan proyeksi di APBN 2009 diperkirakan hanya akan tumbuh 20%.
"Ada dong, elastisitasnya (penerimaan pajak), tapi masing-masing sektor berbeda ada yang elastis ada yang tidak. Menghitungnya bukan hanya dari pertumbuhan ekonomi saja," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Anggito Abimanyu di Gedung Depkeu, Rabu malam (7/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Darmin selalu mengatakan effort-nya, termasuk inflasi, kondisi makro, change rate, semuanya mempengaruhi," tambahnya.
Target kenaikan 20 % pada tahun 2009, dikatakanya sudah mempehitungkan adanya perubahan tarif, namun hingga kini pihaknya masih menghitung lebih rinci lagi akan adanya kemungkinan koreksi penurunan pertumbuhan ekonomi termasuk daya beli, perubahan kondisi makro dan ekspor. "Minggu-minggu ini akan selesai," jelasnya.
Namun ia sangat optimis penerimaan pajak tetap terjaga karena ada tambahan sunset policy yang ditambah hingga 2 bulan yang akan menambah jumlah wajib pajak. Selain itu diharapkan ada penerimaan lebih besar lagi dari sektor cukai karena pada bulan Desember 2008 ada beberapa kenaikan perubahan tarif. (hen/ir)











































