Kajian penurunan TDL merupakan rumusan dari audit sektor yang dilakukan oleh pemerintah dalam upaya menghadapi krisis. Dalam audit sektor disimpulkan bahwa masalah biaya produksi dariΒ beban listrik menjadi momok semua sektor usaha termasuk adanya penerapan tarif listrik multiguna yaitu penambahan biaya ketika industri akan menambahkan daya lisitriknya.
Demikian disampaikan oleh Deputi Menteri Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Eddy Putra Irawady usai acara rakor dampak penurunan BBM, di kantor Menko, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis malam (8/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap sektor berbeda-beda tapi penyakit yang paling umum adalah biaya transaksi, kedua listrik kemudian energi dan infrastruktur disemua sektor kalau kita pakai audit sektor makanya pesan ibu (Menko Perekonomian) setiap 4 bulan akan dilakukan review," paparnya.
Dalam rapat tersebut terungkap kalangan dunia usaha lebih banyak menginginkan stimulus dalam bentuk pemangkasan tarif listrik karena akan berdampak bagi semua sektor.
Sedangkan penerapan stimulus fiskal berupa pemberian insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN-DTP) dan bea masuk ditanggung pemerintah (BM-DTP) hanya akan berdampak pada keringananΒ arus kas (cashflow) dunia usaha tertentu saja.
"Jadi dalam rapat terungkap adalah butuh obat dulu lah yaitu listrik infrastruktur. Ibu (Menko Perekonomian)Β bilang tadi bener, kita harus kaji listrik, obatnya dulu lah yang semua sektor akan happy, masih dihitung lagi," ucapnya.
Sementara itu Ketua Umum Kadin MS Hidayat menambahkan penerapan stimulus pada pemangkasan tarif listrik lebih bermanfaat bagi dunia usaha, ketimbang menempuh strategi lain, meskipun stimulus pajak tetap dibutuhkan.
"Kami melihat misalnya PPN-DTP dan BM-DTP, secara esensi bukan stimulus, kami bilang versi stimulus bagi dunia usaha itu kalau pemerintahΒ memberikan subsidi kepada PLN, dan PLN akan menurunkan tarifnya," jelasnya.
Dijelaskannya dalam rapat tersebut pihak pemerintah melalui Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani menyambut baik usulan tersebut dan akan mengkajinya secara serius.
"Oo iya yah bener yah, kalau subsidi ke PLN.Β Konsultasi dengan Kadin perlu karena kitaΒ pikirannya orsinil," kilah Hidayat dengan sumringah. (hen/ir)










































