Belanja APBN 2009 Tak akan Dipotong

Belanja APBN 2009 Tak akan Dipotong

- detikFinance
Selasa, 13 Jan 2009 08:03 WIB
Belanja APBN 2009 Tak akan Dipotong
Jakarta - Meskipun pendapatan negara diproyeksikan akan menurun dari target yang ditetapkan dalam APBN tahun ini, pemerintah tidak akan melakukan pemotongan anggaran belanja di APBN. Anggaran belanja di APBN 2009 mencapai Rp 1.037,1 triliun.

Hal ini dikatakan oleh Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta ketika ditemui di Kantor Bappenas, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin malam (12/1/2009).

"Tidak akan ada pemotongan belanja. Tapi mengarahkan alokasi anggaran untuk kepentingan pembangunan infrastruktur, padat karya dan sebagainya," jelasnya

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah ungkap Paskah memang sedang menyiapkan skenario perubahan APBN 2009 karena asumsi makro di dalamnya menurun akibat krisis ekonomi global yang terjadi, dan hal ini menyebabkan penerimaan negara menurun dari yang telah ditetapkan di APBN 2009 sebesar Rp 985,7 triliun.

"Besok atau lusa kita akan sampaikan tentang beberapa perubahan APBN kita, termasuk defisitnya. Tapi perubahan APBN kita tidak mengubah struktur belanja walau struktur penerimaan akan berkurang karena asumsi-asumsi makronya turun, akan  tetapi defisit tidak akan terlalu lebar. Presiden meminta belanja kita diarahkan ke jaring pengaman sosial dan infrastruktur," tuturnya.

Jadi dengan anggaran belanja yang tidak berubah, sementara penerimaan menurun, maka defisit APBN 2009 akan bertambah jumlahnya.

 "Saya belum bisa menghitung tapi karena kita nggak ubah struktur belanja berarti ada defisit. Dari sisi penerimaan baik pajak maupun migas, ada penurunan. Tapi saya belum hitung pasti, karena tadi saya juga bicara dengan Menkeu, defisitnya jangan lebar, jangan terlampau besar, karena penyerapannya juga harus kita hitung juga kan," paparnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan asumsi makro di APBN 2009 akan dirombak.

"Kemungkinan APBN 2009, asumsi mengalami perubahan yang sangat besar. Tapi kita belum tahu apakah akan ada APBN Perubahan akan kita bahas di Panitia Anggaran DPR, yang penting bisa menjaga confidence pelaku ekonomi," tukasnya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads