Hal ini disampaikan oleh Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady saat ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (13/1/2009).
"Ini sudah dialokasikan dalam APBN. Saya bilang ke orang otomotif, kalian sudah banyak dapat. Dari Jepang sudah dapat usser spesific duty dari IJEPA. Dari negara lain sudah dapat BM DTP, komponen maupun bahan baku industri otomotif. Terus maunya apa lagi?" tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Edy sekarang pengusaha otomotif meminta dukungan pemerintah untuk pemberian fasilitas dalam ASEAN karena Indonesia merupakan basis produksi untuk otomotif di ASEAN.
Pemerintah pun menyanggupi itu, dimana dalam program ASW (Asian Single Window) yang akan diluncurkan, sektor otomotif dimulai lebih dulu.
"Kedua kita bicara dengan Mendagri untuk menggerayangi fiskal daerah. Karena umumnya, fiskal daerah banyak yang menggunakan maksimal, plafon," katanya.
Dengan berbagai insentif yang diberikan, pemerintah meminta sektor otomotif untuk tidak "manja", namun pemerintah terus melihat berbagai kemungkinan pemberian fasilitas jika memungkinkan.
Industri otomotif memang masuk dalam daftar 14 industri yang mendapatkan paket stimulus berupa BM DTP. Para penerima insentif BM DTP adalah:
1. Ballpoint
2. Bahan baku dan komponen untuk industri alat berat
3. Bahan baku dan komponen untuk pembuatan PLTU kapasitas kecil
4. Bahan baku susu (skim milk powder dan full cream)
5. Bahan penolong methyltin mercaptide
6. Bahan baku dan komponen industri otomotif
7. Komponen elektronika
8. Telematika (fiber optic dan komponen telekomunikasi)
9. Bahan baku dan komponen untuk kapal
10. Bahan penolong industri sorbitol
11. Bahan baku dan peralatan untuk produksi film
12. Listrik
13. Alat Kesehatan
14. Pesawat Terbang.
(dnl/qom)










































