Subsidi BBM APBNP 2009 Turun Rp 33,1 Triliun

Subsidi BBM APBNP 2009 Turun Rp 33,1 Triliun

- detikFinance
Selasa, 13 Jan 2009 19:33 WIB
Subsidi BBM APBNP 2009 Turun Rp 33,1 Triliun
Jakarta - Pemerintah mengajukan subsidi BBM dalam APBNP 2009 sebesar Rp 24,5 triliun. Angka ini berarti turun cukup jauh hingga Rp 33,1 triliun dari APBN 2009 yang mencapai Rp 57 triliun.

Demikian disampaikan Plt Menko Perekonomian sekaligus Menkeu Sri Mulyani usai sidang kabinet di kantor presiden, Jakarta, Selasa (13/1/2009).

"Maka perhitungan untuk subsidi BBM sampai akhir tahun diperkirakan menjadi Rp 24,5
triliun, atau dalam hal ini turun Rp 33,1 triliun. Jadi alokasi subsidi BBM menjadi
24,5 triliun," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam APBN 2009, ditetapkan subsidi BBM sebesar Rp 57 triliun dengan asumsi ICP US$ 80 per barel.

Sementara untuk angka subsidi Rp 24,5 triliun yang diajukan dalam APBNP 2009 itu u berdasarkan asumsi harga minyak Indonesia atau ICP US$ 45 per barel, dan juga harga BBM dalam negeri Rp 4.500 per liter untuk jenis premium.

Penetapan subsidi ini juga menggunakan asumsi nilai tukar rupiah yang diubah dari Rp 9.400/US$ menjadi US$ 11.00/US$ dalam APBNP 2009.

"Harga minyak yang diasumsikan dalam APBN sebesar 80 dolar/barel sekarang dalam titik equilibrium baru yang dianggap tepat, mungkin sekitar 45 dolar. Angka ini mungkin masih mencukupi meskipun kalau kita lihat pergerakannya adalah antara US$ 39-48. Jadi kita menggunakan 45 dolar untuk tahun anggaran 2009," urai Sri Mulyani.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads