Pada hari ini, Mandala untuk terakhir kalinya terbang menggunakan Boeing 737-400 dengan nomor penerbangan RI276 untuk tujuan Jakarta-Surabaya.
Sebelumnya Mandala juga telah menghentikan pengoperasian Boeing 737-200 yang telah dihentikan operasionalnya di awal 2008.
Dengan demikian maka mulai besok Mandala akan menjadi maskapai dalam negeri yang menggunakan pesawat-pesawat termuda dan moderen dengan hanya menggunakan satu jenis pesawat yaitu Airbus.
"Walaupun menghentikan operasi semua jenis Boeing, kami berterima kasih bahwa Boeing telah melayani seluruh penumpang Mandala terbang keseluruh Indonesia selama bertahun-tahun," kata CEO Mandala Airlines Warwick Brady dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis (15/1/2009).
Ia menjelaskan dengan pengoperasian seluruh pesawat baru dan moderen, maka diharapkan bisa menjadikan Mandala sebagai maskapai yang efisien sehingga para penumpang bisa menikmati penerbangan dengan harga terjangkau.
Dalam empat bulan terakhir Mandala telah menerima tambahan armada Airbus A319 pada bulan September dan Airbus 320 di bulan Desember. Sebelumnya juga Mandala telah menambah rute baru yaitu Pekan baru-Batam-Pekan baru pada 26 Desember 2008.
"Sehingga mulai besok ada 12 Airbus yang beroperasi, tapi nanti akan kami datangkan 6 sampai 8 Airbus di tahun ini, sampai akhir tahun ini ditargetkan 20 sampai 22 Airbus beroperasi," tambah Head of Corporate Communication Mandala Airlines Trisia Megawati KD di Bandara Soekarno Hatta.
Trisia menjelaskan mengenai jumlah totalnya akan tergantung rencana bisnis Mandala selanjutnya terutama dikaitkan dengan kondisi maskapai pesaing lainnya.
"Kalau selama tahun ini ada permintaan yang tinggi karena kondisi maskapai lain, tentunya ekspansi kita akan tambah lagi," jelas Trisia.
(hen/qom)











































