Demikian pernyataan VP Public Affair ExxonMobil Maman Budiman dalam pesan singkat yang diterima detikFinance, Jumat (16/1/2009),
"Tanpa mengurangi rasa hormat, kami tidak sepakat bahwa PSC (production sharing contract) kami (di Natuna) tidak lagi efektif. Tapi kami tetap tertarik untuk menyelesaikannya sehingga pengembangan sumber daya ini bisa dilakukan dengan dukungan pemerintah," kata Maman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"ExxonMobil secara unik diposisikan untuk mengembangkan proyek ini secara efisien dalam kemitraan dengan Pertamina," katanya.
Perusahaan asal AS ini akan memboyong teknologi-teknologi yang diperlukan, mengerahkan kemampuannya dalam mengerjakan proyek-proyek skala besar serta pengalamannya dalam menangani proyek gas yang sangat kompleks seperti halnya Natuna.
(epi/lih)











































