Qatar Usir Perwakilan Dagang Israel di Doha

Qatar Usir Perwakilan Dagang Israel di Doha

- detikFinance
Senin, 19 Jan 2009 10:46 WIB
Qatar Usir Perwakilan Dagang Israel di Doha
Doha - Pemerintah Qatar telah memerintahkan penutupan kantor perwakilan dagang Israel di Doha, menyusul serangan kepada warga Palestina di Gaza. Perintah penutupan dikeluarkan meski sudah tercapai kesepakatan gencatan senjatan antara Hamas dan Israel.

"Kementerian Qatar juga telah memerintahkan pimpinan kantor perwakilan perdagangan Israel untuk meninggalkan Doha dan memberinya memorandum resmi terkait keputusan Qatar untuk menutup biro," jelas kantor berita pemerintah Qatar yang mengutip pejabat departemen luar negerinya, seperti dikutip dari AFP, Senin (19/1/2009).

Para pejabat yang berada di kantor perwakilan perdagangan itu diberi waktu 7 hari untuk meninggalkan Doa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Qatar sebelumnya merupakan satu-satunya negara di Timur Tengah yang menjalin hubungan dagang dengan Israel. Kantor perdagangan dagang Israel di Doha itu dibuka sejak tahun 1996.

Qatar dan Mauritania pada Jumat lalu telah memutuskan untuk menghentikan sementara hubungan dengan Israel dalam 'Arab Summit' yang berlangsung di Doha.

Israel telah mengumumkan gencatan senjata untuk mengakhiri serangan ke Hamas selama 22 hari. Konflik tersebut sejauh ini telah menewaskan 1.245 orang, termasuk 400 anak-anak dan melukai 5.300 orang lainnya.

Israel mulai menarik pasukannya dari Gaza setelah gencatan senjata berlaku efektif pada Minggu, 18 Januari pukul 2 dini hari waktu setempat. Namun pemerintah Israel mengancam, militernya akan kembali melancarkan serangan jika diserang Hamas.

(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads