Pasokan ke SPBU Telat, Bantuan 100 MT Ton BBM Siap Mengalir

Pasokan ke SPBU Telat, Bantuan 100 MT Ton BBM Siap Mengalir

- detikFinance
Senin, 19 Jan 2009 15:51 WIB
Pasokan ke SPBU Telat, Bantuan 100 MT Ton BBM Siap Mengalir
Jakarta - BPH Migas menemukan adanya sejumlah SPBU yang mengalami keterlambatan pasokan BBM akibat pengalihan sumber pasokan. Namun hal ini diharapkan segera teratasi dengan masuknya 100 matrik ton BBM dari tiga depot bantuan Pertamina.

Kepala BPH Migas Tubagus Haryono menjelaskanya disela-sela acara INDOGAS di JCC, Jakarta, Senin (19/1/2009).

"Memang betul ada beberapa yang alami kekurangan karena keterlambatan sebab supply entry point dialihkan ke Padalarang, Cikampek dan Tanjung Gerem," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tubagus menambahkan, sejak pukul 13.00 WIB, Depo Cikampek sudah menyalurkan 23 matrik ton BBM dan kini masih ada sekitar 30 matrik ton yang mengantre. Total alokasi yang akan disupplai dari Cikampek mencapai 70 matrik ton.

Sementara dari Tanjung Gerem sudah disiapkan 30 matrik ton BBM yang akan disalurkan ke daerah Tangerang dan Jakarta Barat. Selain itu di Depo Plumpang kini tersedia 140 matrik ton BBM yang standby.

Dengan pasokan tersebut, ketahanan stok BBM di Jabodetabek saat ini menjadi 7,5 hari atau memang turun dari keadaan normal yang sebanyak 9 hari.

"Hal ini karena daya tampung yang berkurang," katanya.

Meski begitu, keterlambatan pasokan BBM tersebut akan segera dikejar sehingga BBM untuk wilayah Jabodetabek akan kembali normal.

"Saya baru terima laporan dari Plumpang. Police line sudah diangkat. Keterlambatan ini akan dikejar, meski sebenarnya di SPBU cukup karena hari Sabtu stok banyak di pompa bensin. Kalaupun kelangkaan terjadi, itu karena warga panik," katanya.

(lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads