Perombakan Direksi Pertamina Kembali Berhembus

Perombakan Direksi Pertamina Kembali Berhembus

- detikFinance
Senin, 19 Jan 2009 16:19 WIB
Perombakan Direksi Pertamina Kembali Berhembus
Jakarta - Lima hari lalu, saat kebakaran di Plumpang belum terjadi, pemerintah dengan tegas membantah adanya pergantian direksi di tubuh Pertamina. Namun hari ini, setelah kebakaran menghanguskan ribuan kiloliter premium, pemerintah terkesan mulai terbuka soal kemungkinan pergantian direksi.

Meski membantah adanya kaitan antara perubahan jajaran direksi Pertamina dengan kebakaran di Plumpang, ia tidak mengelak jika memang ada perombakan direksi. Berikut wawancara wartawan dengan Menneg BUMN Sofyan Djalil di kantor Kementerian BUMN di Jakarta, Senin (19/1/2009).

Apa ada kemungkinan pergantian manajemen Pertamina terkait kinerja direksi?
Oh iya itu wajar saja yah, tapi tidak ada urusan dengan kebakaran ini.
Β 
Rencananya bagaimana?
Yang namanya rencana itu selalu ada gitu kan, cuma masalahnya kapan
Β 
Sudah ada fit and proper test?
Belum sampai ke situ
Β 
Sudah ada nama-namanya?
He..he..he.. (tertawa)
Β 
Kuntoro dan Erry Riyana ya Pak namanya?
Hah..siapa yang bilang itu?
Β 
Kapan Pak?
Sedang dalam proses. Yang penting kita bereskan dulu kebakaran, BBM bisa disalurkan lagi dari Plumpang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan Sofyan tersebut jelas berbeda dengan pernyataan sebelumnya yang menegaskan belum ada pergantian direksi dalam waktu dekat.

"Siapa bilang. Belum, belum, belum. Suatu saat ya pasti. Ada orang yang datang pasti ada yang pergi. Tapi tidak sekarang," ujarnya usai rapat dengan sejumlah pejabat di Gedung Standard Chartered, Jakarta, Rabu (14/1/2009).

Sofyan juga menegaskan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina yang akan digelar bulan ini tidak mengagendakan pergantian direksi.

"Belum ada agenda, dalam RUPS itu cuma membahas perubahan Rencana Kerja Tahunan Pertamina dan evaluasi kinerja direksi belum akan dilakukan," jelas Sofyan.
Β 
Bahkan pada saat itu Sofyan sempat memuji kinerja direksi Pertamina yang sejauh ini dinilai masih bagus.

"Tahun ini kinerja Pertamina makin bagus, keuntungan Pertamina juga masih baik, reformasi dalam tubuh pertamina juga terjadi walaupun kita harapkan lebih cepat lagi," jelasnya.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads