"Peyelidikan dilanjutkan besok tanpa mengganggu operasi depo Plumpang. Hari ini bisa dapat beroperasi 24 jam," kata kata Dirut Pertamina Ari Sumarno, di kantor
depo BBM Pertamina, Plumpang, Jakarta, Senin (19/1/2009).
Berdasarkan pantauan detikcom, sudah ada 3 truk tanki BBM yang memulai pengisian dan kini sudah bergerak ke luar depo. Ketiga truk tersebut berkapasitas 16.000 KL dengan tujuan SPBU di Pegangsaan, Cibinong dan Pulo Gebang (Bekasi). Di belakang truk-truk tersebut, terlihat sejumlah truk lainnya masih mengantre.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total armada yang biasa dilayani Depo ini mencapai 263 unit per harinya. Depo Plumpang dalam sehari menyalurkan 9.420 KL premium, 4.677 KL solar, 531
KL Pertamax, dan 190 KL Pertamax Plus.
Penyelidikan Dihentikan Sementara
Tim penyelidik yang dipimpin oleh Polri, terdiri dari unsur BPH Migas dan
Pertamina. Salah satu obyek penyelidikan mereka tekait kasus kebakaran tadi
malam, adalah ruang kontrol yang merupakan tempat pemantauan lalu lintas BBM
yang masuk dan keluar Depo Plumpang.
"Tim telah melakukan penyelidikan di lokasi. Kita minta agar control room bisa
di-realease sehingga (depo) bisa beroperasi kembali. Dengan demikian Pertamina
telah berupaya aktifkan kembali sistem," jelas Ari.
Selama penyelidikan berlangsung, praktis seluruh aktivitas bongkar muat BBM di
depo Plumpang berhenti. Padahal dari obyek vital negara inilah seluruh SPBU di
wilayah Jabodetabek mendapatkan pasokan BBM, baik jenis premium, solar dan
Pertamax.
(mpr/lih)











































