Pantauan detikcom di Depo Plumpang, Selasa (20/1/2009) pagi, delapan truk pengangkut bahan bakar mengisi tangki-tangkinya. Para karyawan Pertamina terlihat beraktivitas seperti sedia kala.
Petugas kebersihan sibuk membersihkan lingkungan sekitarnya. Begitu juga sejumlah teknisi tampak sibuk mengecek tangki-tangki minyak yang berjajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivitas depo Plumpang mulai berjalan kembali pada pukul 15.45 WIB, Senin kemarin.
Depo Plumpang memang menjadi depo terbesar milik Pertamina yang melayani 645 SPBU.
Depo Plumpang dibangun sejak 1972 dan mulai beroperasi 1974. Pasokan harian dari Depo Plumpang adalah Premium 9.420 KL, Solar 4.677 KL, Pertamax 531 KL dan Pertamax Plus 190 KL.
Jumlah total tanki timbun premium di Depo Plumpang 7 tanki dengan total kapasitas 85.384 KL. Jumlah tanki timbun solar ada 5 tanki dengan total kapasitas 91.456 KL.
Plumpang merupakan depo terbesar yang memasok sekitar 25 persen kebutuhan BBM secara nasional. Suplai utama depo plumpang berasal dari Kilang Balongan.
Tanki-tanki penampungan di depo yang berada di Jakarta Utara ini mampu menampung 115 ribu KL premium, minyak tanah 90 ribu KL dan solar 115 ribu KL.
Kebakaran di Plumpang terjadi pada Minggu, (18/1/2009) pukul 21.20 WIB melahap tangki pelampung nomor 24 yang memiliki kapasitas 10 ribu KL.
(mok/ir)











































