PLN Tekan Penggunaan BBM untuk Pembangkit Jadi 23%

PLN Tekan Penggunaan BBM untuk Pembangkit Jadi 23%

- detikFinance
Selasa, 20 Jan 2009 14:10 WIB
PLN Tekan Penggunaan BBM untuk Pembangkit Jadi 23%
Jakarta - PT PLN (persero) mulai mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebagai energi primer untuk pembangkitnya menjadi 23% pada tahun ini. Jumlah ini lebih kecil dari komposisi penggunaan BBM pada tahun 2008 lalu yang mencapai 30%.

Dengan demikian maka jumlah subsidi BBM untuk PLN pada tahun ini diperkirakan akan hanya mencapai Rp 47 triliun, atau turun signifikan dari tahun lalu yang mencapai Rp 89 triliun. Bahkan dengan asumsi harga minyak tetap dikisaran US$ 40 per barel maka akan memungkinkan lebih rendah dari Rp 47 triliun.

Hal ini disampailkan oleh Direktur Utama PT PLN Fahmi Mochtar dalam acara diskusi mencari  ideal fuel mix dalam ketenagalistrikan nasional, di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (20/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara penggunaan batubara untuk pembangkitnya akan meningkat dari 38% menjadi 40%, gas alam  meningkat dari  19% menjadi 26%. "Ini  bisa membantu juga buat rakyat  bisa turunkan subsidi," katanya.

Hingga tahun 2018 PLN memiliki target-target utama dalam menekan penggunaan BBM, misalnya hingga tahun 2018 penggunaan BBM hanya akan mencapai 2%, batubara akan ditingkatkan hingga 63%, panas bumi hingga 12%, air hanya 6% dan gas 17%. (hen/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads