Dengan demikian maka jumlah subsidi BBM untuk PLN pada tahun ini diperkirakan akan hanya mencapai Rp 47 triliun, atau turun signifikan dari tahun lalu yang mencapai Rp 89 triliun. Bahkan dengan asumsi harga minyak tetap dikisaran US$ 40 per barel maka akan memungkinkan lebih rendah dari Rp 47 triliun.
Hal ini disampailkan oleh Direktur Utama PT PLN Fahmi Mochtar dalam acara diskusi mencari ideal fuel mix dalam ketenagalistrikan nasional, di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (20/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga tahun 2018 PLN memiliki target-target utama dalam menekan penggunaan BBM, misalnya hingga tahun 2018 penggunaan BBM hanya akan mencapai 2%, batubara akan ditingkatkan hingga 63%, panas bumi hingga 12%, air hanya 6% dan gas 17%. (hen/qom)










































