Demikian disampaikan Dirut Pertamina Ari Soemarno di sela-sela acara INDOGAS di JCC, Jakarta, Selasa (21/1/2009).
"GSA lusa ditandatangi," katanya singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pokok kesepakatan (HoA/Head of Agreement) jual beli gas tersebutΒ sudah ditandatangani akhir Agustus 2008. Nilai perjanjian tersebut mencapai US$ 16 miliar di saat harga minyak US$ 100 per barel, terdiri dari US$ 4 miliar untuk proyek Matindok dan US$ 12 miliar untuk proyek Senoro.
Di kilang ini, gas akan dikelola jadi LNG dan kemudian akan dijual ke konsorsium konsumen di Jepang. Konsorsium tersebut dipimpin oleh perusahaan Jepang yaitu Chubu dan Kanzai.
"Yang leadernya mereka. Bentuknya konsorsium," kata Wadirut Iin Arifin Takhyan menambahkan.
Volume LNG yang dijual ke Jepang mencapai 2 juta ton per tahun. Pengiriman akan dimulai pada 2012 dan berlangsung selama 15 tahun.
(lih/ir)











































