"Kami tengah evaluasi dan perkiraan di atas 6 sen per kwh, mentoknya dimana kita belum pastikan," kata Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar dalam acara diskusi di Jakarta, Selasa (20/1/2009).
Penetapan harga baru itu akan sangat tergantung dari persetujuan pemerintah. Sedangkan PLN hanya akan memberikan masukan karena akan terkait langsung dengan tarif dasar listrik (TDL).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fahmi menjelaskan dalam setiap pengeboran ada peluang terjadinya kegagalan. Padahal investasi yang dibutuhkan dalam satu sumur bisa mencapai US$ 5 juta atau dari sisi investasinya. Dengan begit setidaknya membutuhkan US$ 2 juta per MW sedangkan harga jualnya hanya 4 sampai 5 sen dollar per kwh.
"Ini kurang menarik, terutama untuk kontrak baru," ucapnya.
PLN sendiri memperkirakan hingga tahun 2018 potensi listrik panas bumi bisa mencapai 27.000 MW, sedangkan pemanfaatannya hingga kini hanya 1000 MW. (hen/ir)











































