Demikian diungkapkan Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu di Kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan,Jakarta, Kamis (22/1/2009).
"Setoran dividen BUMN 2008 akan ada penurunan sekitar Rp 5 triliun dari target, itu karena selisih kurs. Sebenarnya kalau tidak ada selisih kurs bisa melampaui target," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan masukan ini dalam APBNP 2009, tapi untuk realistisnya kita tunggu hasil audit dulu," jelasnya.
(ang/lih)











































