Â
Demikian disampaikan Wakil Direktur Permina Iin Arifin Takhyan kepada wartawan dalam acara penutupan INDOGAS 2009, The 4th International Conference & Exhibition, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis(22/1/2009).
Â
"Mungkin kuartal pertama tahun ini sudah selesai," ujarnya.
Â
Saat ini, lanjut Iin, Pertamina masih tengah melakukan seleksi partner Pertamina untuk mengembangkan blok Natuna D Alpha. Jika sebelumnya Pertamina sudah mengantongi 8 perusahaan sebagai calon partnernya, kini Pertamina mulai mengevaluasi sisi komersial.
"Pada tahap pertama sudah ada 8 perusahaan short listed. Sekarang kita sedang memilih partner dan masuk tahap komersial," tambahnya.
Â
Namun untuk tahap komersial ini, imbuh Iin, juga tergantung persetujuan dengan pemerintah. Karena saat ini Pertamina masih membahas term and condition kontrak kerjasama (PSC) yang akan digunakan untuk mengembangkan Natuna.
"Pertamina masih (bahas) term of condition dengan pemerintah. Diharapkan secepatnya selesai bulan-bulan ini," ungkapnya.
Â
Secara terpisah Dirjen Migas Evita H legowo menyatakan, kontrak kerjasama Natuna baru akan ditandatangani setelah ada persetujuan mengenai term on condition tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
Terkait dengan penandatanganan kontrak PSC, Iin menyatakan penandantangan PSC dilakukan antara pemerintah dan Pertamina.
"Pertamina menginginkan PSC diberikan kepada Pertamina dulu, baru Pertamina farm out dengan rekan-rekan yang lain," paparnya.
(epi/lih)











































