Alpha BBM Sebaiknya Pakai Nominal, Rp 700/liter

Alpha BBM Sebaiknya Pakai Nominal, Rp 700/liter

- detikFinance
Minggu, 25 Jan 2009 14:38 WIB
Alpha BBM Sebaiknya Pakai Nominal, Rp 700/liter
Jakarta - Alpha BBM bersubsidi dinilai lebih baik tidak menggunakan model presentase, melainkan angka nominal. Besaran nominal alpha untuk kondisi saat ini mencapai Rp 500-Rp 700 per liter tergantung lokasi tujuan dan jenis BBMnya.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Pri Agung Rakhmanto ketika dihubungi dengan detikFinance, Minggu (25/1/2009)

Menurut Pri Agung, dengan menggunakan angka nominal, maka besaran alpha akan lebih pasti karena tidak mengikuti fluktuasi harga minyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut saya, jangan dengan menggunakan presentase tapi fixnya saja berapa rupiah per liter. Sebab kalau menggunakan presentase itu mengikuti  pergerakan harga minyak dunia, tapi kalau dengan menggunakan nominalkan tidak ikuti harga minya," jelasnya.

Meski tidak mengikuti harga minyak, namun besaran nominal alpha ini sebaiknya disesuaikan dengan laju inflasi.

Penggunaan perhitungan nominal untuk alpha ini, lanjut Pri Agung, pernah diusulkan digunakan pada tahun 2006.  Berdasarkan perhitungan saat itu, besaran apha yang sesuai adalah Rp 400-500 per liter. Dengan kondisi sekarang, maka nominal alpha bisa mencapai Rp 500-700 per liter.

"Waktu tahun 2006 saat model alpha dievaluasi, diusulkan menggunakan nominal  dengan kisaran Rp 400-Rp 500 per liter. Kalau sekarang ada di kisaran Rp 500 -Rp 700 per liter tergantung daerah dan jenis BBMnya," ujar Priagung.
 
Pri Agung menjelaskan dengan menggunakan nominal ini maka akan diketahui berapa harga jual dan berapa keuntungan Pertamina ketika harga minyak dunia naik maupun turun sehingga bisa diaudit dengan mudah.

"Bahkan kalau mau lebih transparan kita kembali menggunakan cost and fee, berapa cost-nya dan berapa fee yang diterima Pertamina. Ini bisa digunakan karena BBM kan masih bersubsidi," ungkapnya. (epi/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads