Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di Kantor Kementerian BUMN, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (27/1/2009).
"Nama-namanya masih kita tunggu dulu dari komisaris. Kita sudah minta resmi pada komisaris untuk mengajukan nama-nama," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Deadline-nya sesegera mungkin. Ya, pekan ini lah. Setelah itu baru kita lakukan fit
and proper test," katanya.
Ia menegaskan, selama ini Kementerian BUMN belum secara resmi mengantongi nama-nama calon dirut BUMN minyak tersebut, berbeda dengan berbagai pemberitaan di media akhir-akhir ini. "Belum itu, belum," katanya.
Ia juga menampik kabar bahwa fit and proper test sudah dilakukan sejak hari minggu (25/1/2009) lalu. Ia hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum dan menjawab, "fit
and proper siapa? Dimana?" ujarnya balik bertanya.
Menurutnya, pihak Kementerian BUMN sendiri belum memiliki kriteria khusus bagi calon
pengganti Ari Soemarno itu. "Nanti kita lihat deh. Tentu yang mampu memimpin
Pertamina," jelasnya. (ang/qom)











































