Kesembilan kota tersebut adalah Pekanbaru, Lampung, Muara Enim, Cilegon, Sengkang, Tenggaring, Bangkalan, Lubuk Lingau dan Subang.
Hal ini disampaikan Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/1/2009).
Pembangunan jaringan gas kota memang sudah direncanakan sejak lama karena bisa memberikan alternatif energi murah bagi masyarakat. Setelah BPH Migas menyelesaikan kajiannya, Ditjen Migas akan menindaklanjuti hasil tersebut dengan membuat desain jaringan yang sesuai.
"Selain itu, tahun ini Ditjen Migas juga akan melakukan Front End Engineering Design (FEED) dan Design Engineering dan Design Contruction (DEDC) untuk beberapa Kota hasil kajian pembentukan Kota Gas yang telah dilakukan BPH Migas di tahun 2008," ujar Tubagus.
Sebelumnya, BPH Migas memang telah melakukan kajian pembangunan jaringan gas kota di sembilan lokasi yaitu Tarakan, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Sorong, Lhokseumawe, Jambi, Prabumulih dan Semarang.
"Tahun lalu Ditjen Migas juga telah melakukan FEED dan DEDC di empat
kota yaitu Bekasi, Depok, Surabaya, dan Palembang. Pembangunan jaringan distribusinya akan dilaksanakan pada tahun 2009," katanya. (epi/lih)











































