BBM Turun, Harga Makanan Cuma Terpangkas 2%

BBM Turun, Harga Makanan Cuma Terpangkas 2%

- detikFinance
Rabu, 28 Jan 2009 14:43 WIB
BBM Turun, Harga Makanan Cuma Terpangkas 2%
Jakarta - Penurunan harga BBM baru bisa membuat harga makanan turun sekitar 2% saja. Ini menjadi bukti turunnya BBM masih belum signifikan terhadap harga kebutuhan pokok.

Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam rapat kerja dengan komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (28/1/2009).
 
"Dengan penurunan harga BBM yang sudah terlaksana diperkirakan dampak langsung sekitar 1% sampai 2% terhadap bahan pokok dan makanan olahan," katanya.

Mari menjelaskan komponen biaya BBM dalam struktur biaya produk pertanian hanya 7%-10%, sedangkan untuk industri bisa mencapai 8% sampai 15%.
 
"Misalnya penurunan BBM sebesar 15%, hanya akan berpotensi menurunkan harga 0,7% sampai 1%," imbuhnya.
 
Rendahnya dampak penurunan BBM ini dijelaskan Mari, karena dipicu biaya transportasi dan distribusi diperkirakan hanya 10% dari harga eceran dan retail.
 
Sementara di sisi lain melemahnya kurs rupiah terhadap dollar AS dan distribusi yang masih terganggu karena dampak banjir di wilayah-wilayah jalur distribusi turut memicu lemahnya dampak turunnya harga BBM.
 
"Dengan adanya program MINYAKITA diharapkan akan membantu sehingga dampak BBM akan lebih terasa," jelasnya.
 
Namun ia memperkirakan jika, penurunan sebesar 2% itu dibarengi dengan penurunan tarif listrik dan second round effect penurunan BBM sudah terjadi maka akan berpengaruh hingga 3% sampai 10% terhadap harga makanan pokok seperti daging, terigu, telur dan lain-lain. Mengingat selama ini komponen energi dalam sektor industri khususnya listrik masih cukup tinggi.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads