HIPMI Usulkan Desentralisasi PLN

HIPMI Usulkan Desentralisasi PLN

- detikFinance
Rabu, 28 Jan 2009 16:15 WIB
HIPMI Usulkan Desentralisasi PLN
Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengusulkan agar kegiatan operasional Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak terpusat di satu wilayah alias desentralisasi operasional.

"PLN sebaiknya dipecah per region saja agar distribusi listriknya tidak terlalu besar," ujar Ketua Umum HIPMI Erwin Aksa dalam acara peluncuran buku karya Ali Herman Ibrahim dengan judul General Check Up Ketenagalistrikan Nasional di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Rabu (28/1/2009).

Menurut Erwin, selain mengefisiensi distribusi listrik, pemecahan PLN akan menyederhanakan struktur birokrasi PLN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini, salah satu masalah investasi di bidang ketenagalistrikan adalah birokrasi yang berbelit-belit, sehingga tidak menarik perhatian investor," jelas Erwin.

Erwin menjelaskan, selama ini salah satu masalah utama daerah adalah ketersediaan listrik. Perkembangan investasi listrik di daerah tidak berkembang dengan baik.

"Masalah ketersediaan listrik ini juga merupakan salah satu hambatan masuknya investasi proyek-proyek besar ke daerah. Bagaimana proyek mau jalan kalau listriknya tidak ada," ujar Erwin.

Oleh sebab itu, ia mengusulkan mekanisme PLN harus dipecah supaya lebih efektif, tidak melulu ditangani langsung melalui PLN pusat.

"Tujuannya supaya lebih kompetitif baik bagi PLN, investasi di sektor tenaga listrik juga bagi investasi proyek-proyek di daerah," ujar Erwin.

(dro/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads