Subsidi BBN APBNP 2009 Disusulkan Rp 774,4 Miliar

Subsidi BBN APBNP 2009 Disusulkan Rp 774,4 Miliar

- detikFinance
Kamis, 29 Jan 2009 11:58 WIB
Subsidi BBN APBNP 2009 Disusulkan Rp 774,4 Miliar
Jakarta - Pemerintah mengusulkan subsidi untuk Bahan Bakar Nabati (BBN) sebesar Rp 1.000 per liter. Tambahan subsidi untuk BBN ini hanya akan diberikan jika harga BBN lebih tinggi daripada harga BBM.
 
Hal ini disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di gedung DPR, Jakarta, Kamis
 
"Tambahan subsidi untuk BBN bila harga BBN lebih tinggi daripada harga BBM, maka kami mengusulkan dianggarkan rata-rata Rp 1.000 per liter BBN," ujar Purnomo.
 
Purnomo menyebutkan usulan subsidi BBN itu disebabkan banyaknya produsen BBN yang terpaksa mengurangui atau menghentikan pasokan BBN untuk Pertamina.

"Diversifikasi energi dan situasi global, perlu mendorong produksi BBN domestik. Adanya mandatori BBN dan harga BBN lebih tinggi daripada harga BBM," katanya.

Dengan volume BioPremium dengan campuran BBN 1% pada tahun 2009 ini diperkirakan sebesar 194.444 KL, maka subsidi yang diperlukan sebesar  Rp 194,4 miliar. Sementara untuk BioSolar dengan campuran BBN 5%, dengan volume sebesar 580.025 KL, berarti subsidi yang diperlukan adalah Rp 580,025 miliar.
 
"Dengan total volume sebesar 774.469 KL maka total tambahan subsidi yang diusulkan Rp 774,469 miliar," katanya.
(epi/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads