PLN Teken Pendanaan untuk 5 PLTU

PLN Teken Pendanaan untuk 5 PLTU

- detikFinance
Jumat, 30 Jan 2009 09:01 WIB
PLN Teken Pendanaan untuk 5 PLTU
Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) meneken tiga perjanjian kredit dengan bank BUMN dan BPD untuk pendanaan 5 PLTU. Total pinjaman tiga paket kredit sindikasi bank ini mencapai Rp 4,3 triliun.    

Tenor perjanjian kredit untuk pendanaan 5 PLTU adalah 10 tahun termasuk masa tenggang selama 3 tahun. Suku bunga yang dikenakan adalah floating berbasis JIBOR.

"Proyek didanai dari perjanjian ini merupakan bagian dari proyek 10 ribu MW sehingga pinjaman ini dijamin oleh pemerintah dan ini komitmen positif yang pertama kali dari BPD untuk ikut mendukung pembiayaan di sektor ketenagalistrikan," tutur Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar dalam acara penandatanganan kredit ini di Kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (30/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjanjian kredit itu terdiri dari dua paket yakni paket pinjaman rupiah serta pembiayaan dalam dolar AS.  Rincian perjanjian kredit itu sebagai berikut:
 
1. Perjanjian kredit untuk pembangunan proyek PLTU 3 Jawa Timur, Tanjung Awar-Awar (2x350 MW) dengan sindikasi 2 bank yaitu BNI dan BRI sebesar Rp 1,155 triliun.

2. Perjanjian kredit untuk pembangunan proyek PLTU Sulawesi Selatan (2x50 MW) dan PLTU Kalimantan Selatan (2x65 MW) dengan sindikasi BRI dan 6 BPD (Bank Pembangunan Daerah) yaitu BPD DKI, Papua, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara sebesar Rp 1,151 triliun.

3. Perjanjian kredit untuk pembangunan proyek PLTU Sulawesi Selatan (2x50 MW), PLTU 3 Bangka Belitung (2x30 MW), PLTU Papua (2x10MW) dan PLTU Kalimantan Selatan (2x65 MW) dengan sindikasi BRI dan BNI sebesar Rp 2,1 triliun yang ekivalen dengan US$ 172,9 juta. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads