Demikian disampaikan Direktur Keuangan Garuda Indonesia Eddy Purwanto di sela-sela penerbangan perdana Garuda Indonesia ke Hongkong di bandara Ngurah Rai, Denpasar, senin (2/1/2009).
Eddy mengatakan, Garuda akan mencapai pendapatan tersebut dengan menggarap pasar regional dan domestik. "Pasar domestik akan diramaikan dengan kegiatan Pemilu 2009," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rute regional yang telah dibuka kembali adalah Denpasar-Hongkong dan Surabaya-Hongkong.Β Rute tersebut sempat ditutup akibat tragedi kemanusiaan bom Bali I tahun 2002.
Garuda menargetkan penerbangan Denpasar-Hongkong akan mampu mengangkut 75% dari 156 kursi dari pesawat jenis Boeing 737-800 Next Generation (NG). Rute penerbangan ke Hongkong ini merupakan salah satu dari 18 rute yang bakal
dikembangkan pada 2009.
Eddy mengatakan bahwa sekitar 25 persen dari trafik penumpang antara Indonesia-HongkongΒ yang sekitar 600 ribu adalah menuju Hong Kong.
"Dengan trend kunjungan ke Bali yang semakin meningkat, maka Garuda menargetkan penumpang sebanyak 75-80 persen dari jumlah kursi sebanyak 156 buah dalam setiap penerbangan," kata Eddy.
Mengawali tahun 2009, Garuda Indonesia melayani rute Denpasar-Hongkong sebanyak empat kali seminggu menggunakan pesawat Boeing 737-800 Next Generation (NG) dengan kapasitas 156 kursi. Garuda Indonesia menargetkan meningkatkan frekuensi penerbangan dari Denpasar menuju Hong Kong dari empat menjadi tujuh kali dalam sepekan pada akhir 2009.
(gds/qom)










































