Pemerintah Dinilai Tak Yakin dengan Target Produksi Minyak

Pemerintah Dinilai Tak Yakin dengan Target Produksi Minyak

- detikFinance
Senin, 02 Feb 2009 17:19 WIB
Pemerintah Dinilai Tak Yakin dengan Target Produksi Minyak
Jakarta - Pemerintah dinilai tidak percaya diri terhadap target produksi 2009 yang mencapai 960.000 barel per hari. Padahal, target sebesar itu seharusnya tidak terlalu sulit dicapai.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif  ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto saat dihubungi wartawan, Senin (2/2/2009).
 
"Menurut saya, pemerintah sepertinya cenderung sudah tidak yakin dengan targetnya sendiri," ujarnya.
 
Pri Agung menjelaskan, target produksi minyak 960 ribu bph semestinya tidak terlalu sulit dicapai karena sudah termasuk swap Chevron yang mencapai 50 ribu bph.

Pada 2008, swap Chevron ini tidak diperhitungkan sebagai produksi nasional karena dibarter dengan gas dari ConocoPhilip.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Kepala BP Migas R Priyono menyebutkan produksi minyak rata-rata bulan Januari mencapai 958.179 bopd atau di bawah target 2009 yang sebesar 960.000 bph.

BP Migas beralasan, target produksi belum bisa tercapai karena adanya gangguan cuaca di awal tahun.
 
Namun menurut Pri Agung, cuaca bukanlah faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi minyak di Indonesia.

"Karena cuaca disini bukanlah yang ekstrim seperti di negara-negara yang punya empat musim. Kalaupun ada gangguan cuaca, itu hanya berlangsung 1-2 hari saja," ungkapnya.
 

(epi/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads