"Kami tidak pada posisi memberi komentar terhadap komentar Wakil Presiden," kata VP Communication PT Pertamina Anang Rizkani NoorΒ saat dihubungi wartawan, Senin (9/2/2009).
Menurut Anang, proses seleksi yang dilakukan Pertamina hingga saat ini belum selesai. Pada akhirnya memang Pertamina akan memilih perusahaan yang masuk short list untuk menjadi partnernya mengelola Natuna D Alpha. Pemilihan itu pun dilakukan tanpa intervensi dari pihak manapun. Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
masih belum selesai.
Β
"Selain itu, saat ini kami juga masih melakukan pembicaraan terms and conditions dengan pemerintah," ungkapnya.
Β
Sebelumnya, sebanyak delapan perusahaan minyak telah mendapat undangan dari Pertamina untuk menjadi mitra strategis pengelolaan Blok Natuna D Alpha. Delapan perusahaan tersebut adalah ExxonMobil Oil Indonesia, Total Indonesie, Chevron, Statoil, Shell, ENI, Petronas, dan China National Petroleum Company (CNPC).
Β (epi/lih)










































