Demikian disampaikan Deputi Bidang Pertanian dan Kelautan, Menko Perekonomian Bayu Krisnamurthi dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (10/2/2009).
"Sampai minggu lalu tercatat sekitar 53.100 hektar area tanaman padi yang terkena banjir. Sekitar 10.500 hektar terkena puso yang berarti 90% gagal," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tidak terlalu besar kerusakannya," katanya.
Dalam 5 tahun terakhir, sejak 2003 hingga 2008, luas rata-rata lahan yang terkena banjir mencapai 273.800 hektar. Sedangkan rata-rata lahan yang terkena puso mencapai 86.700 hektar dalam periode yang sama.
"Pada 2009, yang terkena banjir maupun puso jauh lebih kecil dibanding rata-rata 5 tahun. Produksi beras paling tidak kecil peluangnya untuk terganggu," katanya.
(lih/ir)











































