Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Hermanto Dardak disela-sela MoU antara Departemen PU dan Depnakertrans di kantor Departemen PU, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
"Tahun 2009 jalanan akan direkonstruksi, jalan di Indonesia yang mengalami kerusakan, kurang lebih 1.800 jalan akan di rekonstruksi di seluruh nasional," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun 2009 kita upayakan tidak ada lagi jalan rusak berat. Kalau ada lubang seminggu dua minggu tertutup di seluruh ruas yang ada," jelas Hermanto beberapa waktu lalu.
Pada 2008, setidaknya 3% dari 35.000 kilometer jalan nasional masih dalam kondisi rusak.
Â
Untuk itu, imbuh Hermanto, dari Rp 17,006 triliun anggaran Ditjen Bina Marga, sebanyak Rp 9,329 triliun atau 55% diantaranya digunakan untuk kegiatan preservasi.
"Ini ditujukan untuk menjaga agar 35 km dengan 17 jembatan, semua bisa tetap berfungsi," ungkapnya.
Â
Kegiatan pemeliharaan ini, lanjut, Hermanto, terdiri dari pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala.
"Misalnya untuk pemeliharan berkala jalan yang dilakukan 4-5 tahun dengan pengaspalan," jelasnya.
Â
Hermanto menjelaskan kegiatan preservasi ini dilaksanakan oleh manajer ruas jalan yang ada di seluruh wilayah Indoensia. Setiap manajer akan bertanggung jawab terhadap 50 kilometer ruas jalan.
"Kami juga lengkapi mereka dengan peralatan-peralatan untuk mengantisipasi kerusakan jalan," jelasnya. (lih/qom)











































