Balai Besar Kulit, Karpat dan Plastik Badan Pengembangan dan Penelitan Industri Departemen Perindustrian Jogjakarta membuat sepatu raksasa dengan ukuran 98, atau sepanjang setengah meter lebih (60 cm).
"Waduh! ini bisa masukinnya, susah ngangkatnya nih," kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris sambil terperanjat saat berkeliling meninjau pameran, Kamis (12/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepatu ini dibuat untuk sedap dipandang mata saja," ujar Murjilah.
Rencananya pameran ini akan berlangsung dari tanggal 12 sampai 15 Februari 2009 di Balai Sidang Jakarta (JCC) dibuka pada pukul 10.00 sampai 21.00.
Pameran ini bertemakan "Meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri untuk mempertahankan kelangsungan industri sepatu nasional dalam krisis keuangan global". Pameran ini diharapkan bisa menjadi titik terang industri alas kaki. Pameran akbar ini akan diikuti oleh 126 perusahaan di seluruh Indonesia.
"Kami harapkan pameran ini bisa dikunjungi oleh 10.000 orang pengunjung," kata Dirjen Industri Logam, Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) Ansari Bukhari.
Dikatakan Ansari, pameran ini akan menampilkan berbagai produk seputar industri alas kaki diantaranya produk sepatu, sandal dan berbagai macam produk kulit seperti kulit ular, sintetik, buaya yang dibentuk berbagai macam produk seperti tas, ikat pinggang, jaket dan lain-lain.
Menurut Ansari, pameran yang berskala besar ini diharapkan bisa mendorong dalam mempromosikan produk sepatu dalam negeri, sehingga penggunaan produk dalam negeri bisa lebih ditingkatkan bagi pasar lokal.
Hingga kini Industri alas kaki nasional berjumlah 390 perusahaan yang berada dibeberapa wilayah antaralain Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jogjakarta.
Kapasitas terpasang industri alas kaki dalam negeri telah mencapai 1 miliar pasang lebih per tahun atau senilai dengan investasi Rp 3,1 triliun.
Sektor alas kaki pun mampu menyerap tenaga kerja hingga 400.000 orang. Sektor alaskaki selama ini didukung oleh sektor industri penyamakan. (hen/qom)











































