Sesuai kebijakan sebelumnya, harga BBM memang akan dievaluasi setiap bulan. Evaluasi terakhir harga BBM dilakukan pada 15 Januari lalu.
Demikian disampaikan Presiden SBY usai rapat kunjungan kerja ke Kantor Pusat Pertamin, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut SBY, bedasarkan kondisi sekarang, harga BBM saat ini sudah tepat. Namun pemerintah tetap akan memantau perkembangan kondisi dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
"Sementara ini harga yang berlaku masih tetap kecuali ada perkembangan baru untuk kita melakukan evaluasi dan untuk menyesuaikannya," ujarnya.
Jenis BBM yang harganya masih dalam pengawasan pemerintah adalah premium, solar dan minyak tanah. Meski premium sudah tidak disubsidi lagi, namun subsidi untul solar dan minyak tanah masih cukup besar.
"Policy sekarang ini harga premium, solar dan mitan merupakan tiga komoditas dimana pemerintah masih mengeluarkan subsidi yang tidak sedikit," katanya.
Ia menjelaskan, harga minyak mentah dunia memang sempat naik beberapa waktu lalu. Namun sekitar 3 hari yang lalu harga minyak mentah sudah kembali turun.
"Crude kemarin sempat naik. Tapi crude kembali turun tapi turunya tidak berangkat dari sisi supply and demand, namun dipicu ekonomi AS yang belum jelas terkait bailout. Dan juga resesi negara lain yang belum ada tanda-tanda berakhir sehingga demand turun," katanya.
(lih/qom)











































