RI Harus Impor 650.000 Ekor Sapi Per Tahun

RI Harus Impor 650.000 Ekor Sapi Per Tahun

- detikFinance
Jumat, 13 Feb 2009 16:24 WIB
RI Harus Impor 650.000 Ekor Sapi Per Tahun
Jakarta - Indonesia yang kaya akan rumput, ternyata hanya memiliki populasi 10,4 juta sapi sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan daging sapi untuk 230 juta lebih masyarakatnya. Setiap tahunnya Indonesia harus mengimpor daging dan sapi hidup atau setara 650.000 ekor sapi.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan Pertimbangan Kadin Siswono Yudohusono dalam acara diskusi parpol dengan pengusaha, di Jakarta, Jumat (13/2/2009).

"Selama ini lebih banyak sapi yang dipotong dari pada yang lahir," ujar Siswono berseloroh disambut riuh para hadirin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan pada tahun 1998 lalu populasi sapi Indonesia sempat mencapai 12,9 juta ekor, setelah berselang 10 tahun yaitu pada tahun 2008 justru menyusut menjadi 10,4 juta ekor saja. Sedangkan selama 10 tahun itu penduduk Indonesia terus bertambah.

"Setiap tahun Indonesia harus impor daging dan sapi hidup setara 650.000 ekor sapi," jelasnya.

Kondisi ini menurutnya masih diutungkan dengan tingkat konsumsi daging penduduk Indonesia per kapitanya yang hanya 7 kg daging per tahun, sedangkan Malaysia negara serumpun Indonesia mencapai 48 kg per tahun.

Sehingga jika masyarakat Indonesia, kedepannya mengalami peningkatan konsumsi daging per kapita maka dipastikan akan semakin kekurangan, yang selama ini 30% daging harus diimpor dari kebutuhan nasional per tahun.

Sementara itu Ketua Umum PKS Tifatul Sembiring mengatakan pihak sangat sepakat untuk melakukan peningkatan produksi bagi pengembangbiakan sapi dalam negeri.

"Soal sapi kalau perlu kita kawinkan, sapi Indonesia kan kalau sama yang bule...," ujarnya berseloroh.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads