Utilisasi Industri Manufaktur Amblas Hingga 40%

Utilisasi Industri Manufaktur Amblas Hingga 40%

- detikFinance
Jumat, 13 Feb 2009 20:22 WIB
Utilisasi Industri Manufaktur Amblas Hingga 40%
Jakarta - Setelah terumbang-ambing selama hampir setahun dalam kondisi perekonomian dunia yang dihadapi lonjakan harga minyak dan krisis global, industri pengolahan atau manufaktur dalam negeri amblas dengan utilisasi anjlok 30-40%.

Hal ini diakui oleh Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Benny Soetrisno dalam acara diskusi partai politik dengan pengusaha, Jumat (13/2/2009).

"Utilisasi industri manufaktur telah drop 30% sampai 40%, padahal manufaktur penting dalam menciptakan lapangan kerja dan devisa," ucap Benny.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Benny menjelaskan kondisi ini sangat mengerikan bagi efek berantai terhadap faktor neraca perdagangan jasa yang selama ini selalu minus. Meskipun neraca perdagangan barang selalu surplus.

"Saya takutkan neraca perdagangan barang juga minus tahun ini," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum PKS Tifatul Sembiring dalam kesempatan yang sama mengatakan masalah industrialisasi yang mengalami stagnansi  sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu.

"Sekarang ini justru deindustrialisasi," kilahnya.

Hendrawan Supratikno, salah satu tim ekonomi dari PDIP mengatakan, bahwa saat ini Indonesia berjalan ditempat untuk soal industri dan pengembangan bahan mentah menjadi  bahan setengah jadi hingga barang jadi.

"Kita ini seperti menjalankan ekonomi  zaman VOC semuanya dijual dalam bahan mentah," keluh Hendrawan.

"Awalnya targetnya, mengembangkan industri pesawat tebang, lalu mobil, lalu sepeda. Jangan-jangan  kita hanya bisa mengembangkan industri jeruji sepeda," selorohnya. (hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads