Senat melakukan voting dengan hasil 60-38 suara satu jam setelah House of Representative melakukan voting dengan perbandingan yang setuju 246-183, Jumat malam waktu AS (13/2/2008).
Paket ekonomi Obama ini bertujuan untuk dana darurat belanja pemerintah dan pemotongan pajak nasional karena ekonomi AS sedang mengalami resesi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini memang tidak bisa memperbaiki masalah dalam semalam. Tapi ini merupakan proses bahwa AS memberikan keyakinan untuk dapat mengatasi krisis ini," kata Ketua Komite Senat Daniel Inouye yang merupakan perwakilan demokrat asal Hawaii seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (14/2/2009).
Yang menarik voting di Senat memerlukan waktu beberapa jam karena menunggu Senator Demokrat asal Ohio Sherrod Brown di Washington. Demokrat harus mengumpulkan seluruh suaranya di senat hingga mencapai 60 sesuai dengan batasan yang ada untuk bisa meloloskan paket tersebut. Gedung Putih bahkan menyiapkan pesawat untuk menerbangkan Brown.
Obama diharapkan segera menandatangani paket stimulus itu menjadi undang-undang. Presiden kulit hitam pertama AS ini berupaya memenuhi janjinya untuk mengerjakan proyek-proyek pembangunan, bantuan masyarakat miskin, pengangguran dan investasi baru energi alternatif.
Demokrat juga berharap bisa membuka 3,5 juta lapangan kerja. Perjuangan Obama untuk menggolkan paket stimulus memang tidak mudah karena kompaknya suara Republik yang menentangnya yang menyangsikan efektifitas paket tersebu.
(ir/ir)











































